Universitas Prabumulih Akreditasi: Baik
Teknik Lingkungan
Fakultas Teknik

Teknik Lingkungan

Beranda Berita & Artikel Kuliah Kerja Praktik Prodi Teknik Lingkungan Angkatan 3: Memperdalam Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pengelolaan Sampah
Berita Utama

Kuliah Kerja Praktik Prodi Teknik Lingkungan Angkatan 3: Memperdalam Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pengelolaan Sampah

05 August 2026 45x dilihat
Kuliah Kerja Praktik Prodi Teknik Lingkungan Angkatan 3: Memperdalam Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pengelolaan Sampah
"Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Prabumulih melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Praktik Angkatan 3 (21-24 Juli 2026) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis lapangan. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami penerapan ilmu teknik lingkungan pada aspek konservasi keanekaragaman hayati serta pengelolaan sampah yang berkelanjutan."

Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Prabumulih melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Praktik (KKP) Angkatan III sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis lapangan. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami penerapan ilmu teknik lingkungan pada aspek konservasi keanekaragaman hayati serta pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Lembah Hijau, Bandar Lampung. Pada kegiatan ini, mahasiswa mempelajari berbagai upaya konservasi fauna, mulai dari pengelolaan satwa, pelestarian habitat, hingga peran lembaga konservasi dalam menjaga keanekaragaman hayati. Mahasiswa juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya keseimbangan ekosistem serta kontribusi konservasi terhadap keberlanjutan lingkungan.

Selanjutnya, mahasiswa melakukan kunjungan ke Hutan Mangrove Petengoran, Kabupaten Pesawaran. Di lokasi ini, mahasiswa mempelajari fungsi ekologis ekosistem mangrove sebagai pelindung kawasan pesisir dari abrasi,habitat berbagai biota, serta penyangga keanekaragaman hayati. Selain memperoleh penjelasan mengenai karakteristik ekosistem mangrove, mahasiswa juga mengamati upaya rehabilitasi dan pengelolaan kawasan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari strategi pelestarian lingkungan pesisir.

 

 

Sebagai bagian dari penguatan kompetensi di bidang pengelolaan limbah, mahasiswa mengikuti diskusi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung yang disambut oleh Bapak Joko Sulistio, S.T., M.M. sebagai Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar lampung beserta jajaran dan Kepala Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakung.

 

Dalam diskusi tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai kebijakan pengelolaan sampah perkotaan, sistem pengumpulan dan pengangkutan sampah, proses pengolahan di TPA, serta berbagai tantangan dan inovasi dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Sesi diskusi berlangsung interaktif, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berdialog langsung dengan para praktisi dan memahami implementasi pengelolaan sampah dari perspektif pemerintah daerah.

 

 

Ketua Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Prabumulih menyampaikan bahwa kegiatan Kuliah Kerja Praktik merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran karena mampu menghubungkan konsep-konsep yang dipelajari di kelas dengan implementasinya di lapangan.

"Melalui Kuliah Kerja Praktik ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana konservasi keanekaragaman hayati dan pengelolaan sampah diterapkan oleh berbagai institusi. Pengalaman seperti ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi akademik sekaligus membentuk kepedulian dan tanggung jawab mahasiswa terhadap lingkungan," ujarnya.

Dosen pendamping juga menambahkan bahwa pemilihan lokasi kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif kepada mahasiswa.

Melalui kegiatan Kuliah Kerja Praktik ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis yang lebih mendalam, tetapi juga pengalaman empiris mengenai penerapan konsep-konsep teknik lingkungan di lapangan. Pembelajaran langsung dari kawasan konservasi dan instansi pengelola lingkungan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan analisis, memperluas wawasan profesional, serta menumbuhkan kepedulian terhadap upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Prabumulih dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan lingkungan melalui pembelajaran yang mengintegrasikan teori, praktik lapangan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.